Reader Comments

Tips Cepat Beradaptasi di Kampus Baru

by area seoku (2019-11-07)


Perguruan Tinggi Swasta - Menjadi mahasiswa baru bisa jadi sangat menyenangkan… sekaligus menakutkan!

Kenapa? Karena gimanapun juga, kuliah adalah dunia baru yang bisa memberikan banyak pengalaman. Masalahnya, dunia baru nggak sama dengan Dunia Lain with capital D and L. Kalau kamu nggak kuat, kamu nggak bisa lambaikan tangan ke kamera! Dengan kata lain, kalau sudah jadi mahasiswa, kamu nggak boleh nyerah, apalagi pura-pura pingsan. Aih.

Trus, gimana, dong, cara untuk cepat beradaptasi, agar kita bisa enjoy memulai masa perkuliahan?

Perkara bingung pake baju apa ke kampus

Bisa pakai bebas ke kampus? Senang, sih, tapi… takut saltum!

Di awal-awal perkuliahan, mendingan kamu pakai dresscode yang ‘aman’. Gimana, tuh, maksudnya dresscode yang aman? Baik cewek atau cowok, kamu bisa pakai atasan berkerah dan celana bahan—atau celana jeans juga masih oke, dan sepatu tertutup. Hindari pakai kaus belel dan celana yang udah rombeng! Kalau masih nggak yakin, kamu bisa nanya ke kakak atau teman kamu yang sudah duluan kuliah di kampus baru kamu https://www.pmbuntar.com/beasiswa-untuk-mahasiswa-s1/.

Eniwei, ketika masuk kelas dan bertemu dosen, jangan lupa tanyakan ke beliau mengenai dresscode seperti apa yang diperbolehkan ketika mengikuti kelasnya, ya. Soalnya, bisa jadi beda dosen, beda juga juga aturannya.

Perkara nyari temen baru

Tenang, gaes, zaman sekarang nyari teman baru nggak sesulit nyari pacar baru, kok. Yang sulit itu kalau dia menganggap kamu teman, sementara kamu menganggap dia pacar. #ea

Biasanya, mahasiswa baru mencari teman saat Ospek, berhubung di ajang tersebut, mereka ‘kan susah-senang bersama. Nah, kalau kamu nggak ikut Ospek, sebagai “gantinya”, kamu bisa tanya-tanya temanmu yang punya Nomor Induk Mahasiswa (NIM) yang berdekatan dengan kamu. Atau, pakai cara klasik, ajak ngobrol dulu aja orang yang ada di sebelah kamu. Mana aja boleh!

Perkara ngadepin senior ribet

In real life, senior yang ngeselin dan niatan gangguin kamu di hari-hari pertama kuliah itu jumlahnya mendekati nol, kok. Kalaupun ada, sebaiknya jangan bikin mereka punya alasan untuk nge-bully kamu. Bersikap biasa aja, dan jangan bergaya berlebihan kalau ke kampus.

Di sisi lain, jangan juga jadi junior yang kelihatan lemah http://www.sportclubplatz.com/jforum/user/profile/8498.page. Kalau para senior cuma sebatas cuek dan nggak ramah, ya biarin aja. Toh emang mereka juga nggak ada urusan sama kamu. Tapi kalau mereka sampai nge-bully—misalnya, main fisik, memfitnah, atau malakin duit jajan—jangan ragu untuk cerita masalah ini ke orang tua atau dosen, ya.

Perkara bingung soal mau makan siang di mana

Rata-rata, kantin di setiap kampus punya “penguasa”nya masing-masing. Misalnya, kantin A dipenuhi oleh mahasiswa tahun ke-3 ke atas, kantin B dipenuhi oleh mahasiswa yang nggak lulus-lulus (hihihi), dan seterusnya. Tapi, sebagai mahasiswa baru, bukan berarti kamu nggak boleh nongkrong di situ. Misalnya, di Universitas Indonesia, kantin masing-masing fakultas malah banyak didatangi oleh mahasiswa fakultas lain. Don’t be afraid to join the crowd!

Tapi kalau kantin kampus kamu lagi penuh banget, coba cari tempat makan lain bareng teman-teman. Kamu juga bisa tetap jajan di kantin, tapi makannya di spot lain. Sesekali bawa bekal sendiri pun oke. Kenyang iya, hemat pun iya. Asedap.

Perkara sistem belajar yang berbeda dengan zaman SMA dan mata kuliah yang susah

Banyak hal baru yang harus kamu kenal saat kuliah beasiswa s1, seperti SKS, IP, IPK, KRS, semester pendek, mata kuliah wajib, mata kuliah pilihan, dan lain sebagainya. Sistem belajarnya juga sangat berbeda dengan zaman SMA. Sebagai mahasiswa, kamu harus proaktif, karena sistem perkuliahan sangat mementingkan inisiatif mahasiswanya sendiri.

Jangan khawatir, gaes. Beberapa kampus menyediakan buku panduan pendidikan S1 yang untuk para mahasiswa baru, kok. Tapi kalau kamu masih bingung, jangan ragu untuk konsultasi dengan dosen wali atau senior yang kamu kenal. Jangan lupa, curi start alias rajin membaca sebelum memulai perkuliahan juga bakal membantu kamu menghadapi mata kuliah susah yang bikin kamu kepengen goleran di bangku paling belakang aja rasanya!

Perkara nunggu jadwal kelas berikutnya

Jadwal kuliah, tuh, berbeda dengan jadwal sekolah. Jarak jadwal antar kelas bisa panjaaaang banget. Misal, kelas pertama bisa dimulai jam 8 pagi, eh kelas keduanya baru ada lagi jam 3 siang. Itu juga kalau dosennya tepat waktu.

Selama jeda, ngapain, dong? Paling enak, sih, bawa laptop trus wi-fi-an di kampus. Kalau bosan, kamu bisa main ke kosan atau rumah teman yang deket kampus. Atau nongkrong aja sama temen-temen di seangkatan biar makin solid. Bisa nambah networking dan wawasan juga, tuh!

Perkara ngadepin dosen killer

Nggak semua dosen itu galak. Tapi terkadang, kadang memang ada dosen yang galak. Galaknya pun galak banget, pula.

Agar dosen mendapat kesan pertama https://republikseo.net/cara-berhenti-donasi-unicef/ yang baik tentang kamu, sebisa mungkin jangan pernah telat masuk kelas. Trus, tunjukkan sikap proaktif dan penuh inisiatif selama kelas berlangsung. Selain itu, selesaikan semua tugas dari sang dosen dengan maksimal. Jangan takut melakukan hal yang salah, selama kamu emang nggak tahu sama sekali tentang hal tersebut. Yang penting kerjain aja dulu, gitu.

Last but not least, coba ajak beliau ngobrol di luar kelas. Kamu bisa ajak beliau ngobrol tentang mata kuliahnya, atau tentang hal-hal umum, seperti pengalaman beliau sewaktu masih jadi mahasiswa. Kadang dosen killer malah senang, lho, bercerita tentang dirinya sendiri.

Perkara bingung menyelesaikan tugas kuliah yang bejibun

Meskipun nggak semua mahasiswa baru merasakannya, tapi pasti ada kasus dimana para dosen berbondong-bondong memberikan tugas ke mahasiswa meskipun itu masih minggu-minggu awal perkuliahan. Amsyong!

But no worries, kehidupan mahasiswa zaman now tidaklah sesulit kehidupan mahasiswa zaman pra-internet dan laptop, kok. Hari gini, akses internet semakin gampang, sehingga mendapatkan materi untuk bahan makalah jauh lebih mudah. Jangan lupauntuk hindari plagirisme, ya.

Trus, jangan ragu untuk kerja berkelompok bareng teman-teman yang kamu rasa cocok dan bisa diajak kerjasama. Atur pembagian tugas dengan jelas, lalu review tugas kalian bersama-sama sebelum dikumpulkan. Tugas yang tadinya numpuk bakalan jauh lebih ringan dan cepat terselesaikan kalau dikerjakan bersama-sama, no?



Replies

apotik antar halodoc

by al fatihah (2019-12-08)

halodoc adalah perusahaan aplikasi kеѕеhаtаn yang memberikan ѕоluѕі kesehatan lеngkар dаn tеrреrсауа untuk memenuhi kеbutuhаn kеѕеhаtаn kаmu dаn kеluаrgа. Kini teman-teman bisa tanya dokter online langsung dari... Read more